BRYOPHYTA DAN TRACHEOPHYTA

BRYOPHYTA DAN TRACHEOPHYTA

Kingdom Plantae dibagi menjadi dua bagian, yakni Bryophyta dan Tracheophyta. Ciri khas kingdom Plantae yang utama yakni memiliki chlorophyll a dan b, sehingga bersifat fotoautotrof. Agar lebih jelas, pembagian dideskripsikan sebagai berikut :

Bryophyta :
– berakar semu (rhizoid)
– batang tanpa pembuluh angkut, kecuali lumut daun
– strukur daun hanya dimiliki oleh Klas Bryopsida
– sel-sel tubuh belum terdiferensiasi; air masuk ke dalam tubuh secara imbibisi, lalu didistribusi ke seluruh jaringan tubuh dg. cara difusi antar sitoplasma.
Pteridophyta :
– akar & batang telah terdiferensiasi menjadi: lapisan luar (epider-mis), lapisan dalam (korteks), silinder pusat (terdapat xylem yg dikelilingi oleh phloem)
– daun muda meng-gulung
– daun dibedakan atas :
a. mikrofil (serupa rambut atau sisik), tak ber- tangkai dan tak ber- tulang daun
b. mesofil/daging daun (jaringan tiang & jaringan bunga karang, di mana terdapat xylem & phloem)

Spermatophyta :
– akar & batang telah terdiferensiasi menjadi :
a. lapisan luar (epidermis)
b. lapisan dlm. (korteks) silinder pusat (terdapat xylem yg di-kelilingi oleh phloem)
– mesofil / daging daun (jaringan tiang / jaringan asimilasi & jaringan bunga karang, dimana pada jaringan bunga karang terdapat xylem & phloem).

Seperti telah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa Thallophyta adalah istilah untuk kelompok tumbuhan yang belum dapat dibedakan mana akar, batang dan daunnya. Termasuk ke dalam kelompok ini yakni bakteri, alga dan jamur. Sedangkan Cormophyta adalah istilah untuk kelompok tumbuhan yang telah dapat dibedakan mana akar, batang dan daunnya, dengan demikian Kingdom Plantea adalah Cormophyta. Meskipun demikian Cormophyta dibagi lagi menjadi dua golongan, yakni cormophyta berspora dan cormophyta berbiji. Termasuk ke dalam cormophyta berspora yakni lumut dan paku-pakuan, sedangkan termasuk ke dalam cormophyta berbiji yakni spermatophyta.

1. Bryophyta (Lumut)
Divisio Bryophyta yakni apa yang kita sebut dengan tumbuhan lumut. Lumut artinya tumbuhan yang pendek (dekat dengan dasar mediumnya). Bryophyta adalah tumbuhan yang belum memiliki pembuluh angkut. Lawannya yakni Tracheophyta (tumbuhan berpembuluh angkut).
a. Klas Hepatocopsida / Hepaticae (Lumut Hati)Tubuh lumut ini tipis, serupa kulit, memipihr ata di atas medium penunjangnya (air tenang atau tanah basah). Lumut banyak terdapat di permukaan dan dasar kolam. Jenis-jenis lumut di antaranya :
1. Ordo Marchantiales
– Famili Marchantiaceae : Marchantia geminata, M. polymorpha, Reboulia hemisphaerica
– Famili Ricciaceae : Riccia, Ricciocarpus
2. Ordo Jugermaniales : Metzgeria, Plagiochila, Frulania


b. Klas Anthocerotopsida / Anthocerotae (Lumut Tanduk) : Anthoceros fusiformis, Notothylus


c. Klas Bryopsida / Musci (Lumut Daun)
1. Ordo Andreaeales : Andreaea rupestris dan A. petrophila
2. Ordo Sphagnales (lumut gambut, untuk menyuburkan tanah) : Sphagnum fimbriatum, S. squarrosum, S. acutifolium
3. Ordo Bryales : Funaria, Mnium.

Daur Hidup Bryophyta


Pteridophyta (Paku-pakuan)
Divisio Pteridophyta dibagi atas empat klas, yakni Psilopsida, Lycopsida, Sphenopsida dan Pteropsida.
a. Klas Psilopsida
Klas Psilopsida atau Psilophytinae disebut paku purba dan kebanyakan telah punah. Ciri-ciri yang nampak sebagai berikut :
– tidak punya akar atau daun
– punya batang di bawah tanah (rizoma / rimpang)
– punya batang di atas tanah (tegakan / shoot) yang mengandung xylem dan phloem, serta menghasilkan sporangium
– fotosintesis berlangsung pada batang tegak
– tiap butir homospora (isospora) yang jatuh berkembang menjadi dua gametofit kecil yang membentuk antheridia (gamet jantan) dan archegomia (gamet betina); fertilisasi dilakukan oleh sperma / antheridia yang berenang-renang menuju ke sel telur / archegonia, karena tumbuhan ini hidup pada habitat basah.

b. Klas Lycopsida
Klas Lycopsida atau Lycopodiinae disebut juga lumut gada atau pinus tanah atau paku kawat / paku rambat, karena sangat pendek (dekat permukaan tanah)
contoh :
Famili : Psilophyta
Genus : Psilotum
Spesies : Psilotum nudum (paku telanjang)
Genus : Tmesipteris
Spesies : Tmesipteris sp.

Ciri khas klas ini sebagai berikut :
– berdaun sederhana dan kecil-kecil (mirip lumut) dan membentuk spora dengan struktur “spora gada” atau strobilus
– jika lumut tak berpembuluh (tanpa xylem dan phloem), maka lumut gada berpembuluh (punya xylem dan phloem) dalam akar dan batang, serta jaringan pembuluh ini mencapai hingga ke tulang daun yang tunggal, tanpa cabang
– klas ini umumnya menghasilkan heterospora (2 macam spora yang berbeda), yakni mikrospora (spora jantan) dan makrospora atau megaspora (spora betina); mikrospora lalu tumbuh menjadi gametofit jantan dan megaspora menjadi gametofit betina; fertlisasi terjadi di dalam jaringan “basah” dari sporofit induk (tumbuhan itu sendiri)
– contoh :
Famili : Lycopodiaceae
Genus : Lycopodium (paku kawat)
Spesies : L. obscurum, L. clavatum

Famili : Selaginellaceae
Genus : Selaginella
Spesies : S. wildenovii (paku rane)

Famili : Isoetaceae
Genus : Isoetes
Spesies : Isoetes sp.

c. Klas Sphenopsida (Equisetinae)
Klas Sphenopsida atau Equisetinae disebut juga paku ekor kuda (scuring rushes), dengan ciri-ciri sebagai berikut :
– sering tumbuh di tempat berpasir, menghasilkan heterospora
-batangnya banyak mengandung silica
– mempunyai batang di atas tanah (tegakan / shoot) dan batang di bawah tanah (rimpang / rhizome)
– contoh :
Famili : Equisetaceae
Genus : Equisetum arvense, E. palustre.

d. Klas Pteropsida (Filicinae)
Klas Pteropsida atau Filicinae disebut juga paku sejati. Klas ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
– bersifat homospora / isospora (hanya menghasilkan satu macam spora), terletak pada sorrus di bawah daun
– spora yang jatuh berkembang menjadi prothalus yang mengandung organ kelamin jantan atau betina, sehingga dalam fertilisasinya perlu air (lingkungan yang basah), agar sperma bersilia dapat berenang menuju sel telur, karena itu tumbuhan paku banyak hidup di habitat basah
– penyebaran spora ke tempat-tempat baru dengan bantuan angin
– punya batang di bawah tanah (rhizome) yang berakar dan batang di atas tanah (tegakan / shoot).

Subklas Eusporangiatae
1. Ordo : Ophioglossales (paku ular)
Famili : Ophioglossaceae
Genus : Ophioglossum
Spesies : O. reticulatum (di Indonesia), O. vulgatum (di Eropa)

Genus : Botrychium
Spesies : B. daucifolium dan B. ternatum (di Indonesia), B. lunaria (di Eropa)

Genus : Helminthostachys
Spesies : H. zeylanica

2. Ordo Marattiales
Famili : Maratiaceae
Genus : Christensenia
Spesies : C. aesculifolia

Genus : Angiopteris
Spesies : A. efecta

Genus : Marattia
Spesies : M. fraxinea

Subklas : Leptosporangiatae (Filices)
1. Ordo Filicales
Famili : Osmundaceae
Genus : Osmunda
Spesies : O. javanica

Famili : Cyatheaceae
Genus : Cyathea

Famili : Schizaeaceae
Genus : Schizaea
Spesies : S. digitata, S. dichotoma
Genus : Lygonium
Spesies : L. circinnatum

Famili : Gleicheniaceae
Genus : Gleichenia (paku andam / paku resam)
Spesies : G. linearis, G. leaevigata

Famili : Matoniaceae
Genus : Matonia
Spesies : M. pectinata
Genus : Phanerosorus
Spesies : Phanerosorus sp. (banyak tumbuh di Kalimantan)

Famili : Loxomaceae
Genus : Loxoma
Spesies : L. cunninghami

Famili : Hymenophyllaceae
Genus : Hymenophyllum
Spesies : H. junghuhnii, H. australe
Genus : Trichomanes
Spesies : T. teysmani, T. javanicum, T. palmatifidium

Famili : Dicksoniaceae
Genus : Dicksonia
Spesies : D. blumei, D. antartica (di Australia)

Famili : Thyrsopteridaceae
Genus : Thyrsopteris
Spesies : Thyrsopteris sp

Famili : Cyatheacea (paku tiang)
Genus : Cyathea
Spesies : C. javanica (di hutan-hutan dan di pinggir sungai)
Genus : Alsophila
Spesies : A. glauca

Famili : Polypodiaceae
Subfamili : Woodsieae
Genus : Woodsia
Spesies : Woodsia sp
Genus : Cystopteris
Spesies : C. tenuisecta, C. fragilis

Subfamili : Onocleae
Genus : Onoclea
Spesies : O. sensibilis

Subfamili : Oleandreae
Genus : Oleandra
Spesies : O. musifolia

Subfamili : Aspidieae
Genus : Dryopteris (Aspidium)
Spesies : D. filix-mas, D. disecta, D. rufescens

Subfamili : Asplenieae
Genus : Asplenium
Spesies : A. nidus (paku sarang burung)
Genus : Blechnum
Spesies : B. orientale, B. patersonii

Subfamili : Pterideae
Genus : Pteridium
Spesies : P. aquilinum (paku garuda)
Genus : Pteris
Spesies : P. ensiformis
Genus : Adiantum
Spesies : A. cuneatum (suplir), A. farleyanse (ekor merak)
Genus : Anograma
Spesies : A. subdigitata, A. leptophylla
Genus : Notochlena
Spesies : N. hirsuta

Subfamili : Vittarieae
Genus : Vittaria
Spesies : V. elongata
Genus : Anthrophyum
Spesies :
Anthrophyum sp.

Subfamili : Polypodieae
Genus : Polypodium
Spesies : P. vulgare, P. sinuosum, P. sundaicum, P. trilobum, P. triquetrum, P. feei
Genus : Cyclophorus
Spesies : C. nummularifolius, C. varius, C. longifolius
Genus : Drymoglossum
Spesies : D. piloselloides (paku picis)

Subfamili : Acrosticheae
Genus : Elaphoglossum
Spesies : E. angulatum
Genus : Platycerium (paku tanduk rusa)
Spesies : P. bifurcatum, P. coronarium
Genus : Acrostichum
Spesies : A. spesiosum, A. aureum (paku laut)

3. Subklas Hydropterides (Paku Air)
Famili : Salviniaceae
Genus : Salvinia (paku sampan)
Spesies : S. natans, S. cucullata, S. minima
Genus : Azolla
Spesies : A. pinnata (di sawah-sawah di Indonesia dan Asia), A. caroliniana (di Amerika)

Famili : Marsileaceae
Genus : Marsilea
Spesies : M. crenata (paku semanggi)
Genus : Pilularia
Spesies : P. globulifera (paku semanggi)
Genus : Regnellidium
Spesies : R. diphyllum

Daur Hidup Pteridophyta
Daur hidup paku homospora (isospora) sebagai berikut :


Daur hidup paku heterospora sebagai berikut :

Advertisements

Kata Bijak Para Filosof

Phytagoras

• Phytagoras berkata,”jika engkau ingin hidup senang ,mka hendaklah engkau rela di anggap sebgai tidak berakal atau di anggap orang bodoh”.
• Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu.
• Phytagoras berkata,”jangan sekali-kali percaya paada kasih saying yang datang tiba-tiba,karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba pula”.
• Jangan membanggakan apa yang kamu lakukan hari ini, sebab engkau tidaka akan tahu apa yang akan di berikan oleh hari esok.

Plato

• Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja.
• Janganlah engkau berteman dengan orang jahat karena sifatmu akan mencuri sifatnya tanpa engkau sadari.
• Plato berkata ,”Orang yang berilmu mengetahi orang yang bodoh karena dia pernah bodoh,sedangkan orang yang bodoh tidak mengetahui orang yang berilmu karena dia tidak pernah berilmu”.
• Budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri.
• Plato di Tanya ,”Bagaimana caranya agar seseorang biasa hidup dengan tenang?”. Dia menjawab ,” Jika orang itutidak melakukan kejahatanh dan tidak beredihh akan sesuatu yang di alaminya,maka dia tentu akan merasa tenang”.
• Kerendahan seseorang di ketahui melalui dua hal : banyak berbicara tentang hal-hal yang tidak berguna,dan bercerita padahal tidak di tanya.
• Jangan terlalu banyak mengenal orang .sebab, kalian lebih sering di sakiti oleh orang yang kalian kenal,sedangkan orang yang tidak kalian kenal nyaris tidak dapat menyakiti kalian.
• Cint6a adalah gerak jiwa yang kosong tanpa pikiran.

Thales

• “orang yang bercita-cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran teguran keras baginya lenbut daripada sanjungan merdu dari penjilat yang berlebih-lebihan”
• “apabila kamu menasihati orang yang bersalah maka berlemah lembutlah agar dia tidak merasa di telanjangi”
• “orang yang secara sembunyi-sembunyi melakukan suatu perbuatan yang tidak di llakukan secara terang-terangan,ia tidak berharga di hadapan dirinya”

Socrates

• Seseorang menampar pipi Socrates,lalu pada bekas tamparan itu Socrates menulis “Seseorang telah menamparku ini balasan dariku”.
• Socrates di cela karena makan terlalu sedikit, maka di menjawab,“aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan”.
• Socrates di cela karena di tidak banyak bicara, dia menjawab,”Allah Taala telah menciptakan dua telinga dan satu lidah untukku agar aku banyak mendengar daripada berbicara,tetapi kalian lebih banyak bicara daripada mendengar”.
• Setelah berusia tua,Socrates,belajar musik. Lalu ada orang berkata padanya,” apakah engkau tidak malu belajar di usia tua?”. Dia menjawab,” Aku merasa lebih malu menjadi orang yang bodoh di usia tua”.
• Socrates berkata,”Cobalah dulu,baru cerita. Pahamilah dulu,baru menjawab. Pikirlah dulu,baru berkata.Dengarlah dulu,baru beri penilaian .Bekerjalah dulu,baru berharap.

• Socrates berkata ,” kesedihan membuat akal terpana dan tidak berdaya.jika anda tertimpa kesedihan, terimalah dia dengan keteguhan hati dan berdayakanlah akal untuk mencari jalan keluar”.
• Janganlah engaku menceritakan isi jiwamu kepada oarng lain,karena sungguh jelek orang yang menaruh hartanya di rumah dan memerkan isinya.
• Kesejahteraaan memberikan peringatan,sedangkan bencana memberi nasihat.
• Janagn mengomentari kesalahan orang lain, karena orang itu akan mengambil manfaat dari ilmumu lalu di menjadi musuhmu.

Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/1853266-kata-kata-bijak-para-filosof/#ixzz1uDpgVB44

6 Faktor Penting yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan

Menurut Luthans (1998:144), terdapat tiga dimensi penting kepuasan kerja, yaitu :
1. kepuasan kerja adalah respon emosional terhadap situasi kerja
2. kepuasan kerja diartikan sebagai seberapa baik hasil yang diperoleh memenuhi harapan
3. kepuasan kerja menyajikan perhatian atau attitude yang berkaitan dengan pekerjaan.

Smith, et. al. yang dikutip Luthans (1998:145-146) menunjukkan adanya 6 faktor penting yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan yaitu :

1) The work itself, the extent to which the job provides the individual with interisting task, opportunities for learning, and the chance to accept resposibility.
Pekerjaan itu sendiri, sejauhmana karyawan memandang pekerjaannya sebagai pekerjaan yang menarik, memberikan kesempatan untuk belajar, dan peluang untuk menerima tanggung jawab.

2) Pay, the amount of financial remuneration that is received and the degree to which that is viewed aquitable vis-a-vis that of other in organization.
Upah atau gaji, merupakan jumlah balas jasa finansial yang diterima karyawan dan tingkat di mana hal ini dipandang sebagai suatu hal yang adil dalam organisasi.

3) Promotion opportunities, the chance for advancement in the hierarchy.
Kesempatan untuk kenaikan jabatan dalam jenjang karir.

4) Supervision, the abilities of the supervisor to provide tchnical assistance and behavioral support.
Supervisi, merupakan kemampuan penyelia untuk memberikan bantuan secara teknis maupun memberikan dukungan.

5) Co-worker, the degree to which fellow worker are technically proficient socially suportive.
Rekan kerja, merupakan suatu tingkatan di mana rekan kerja memberikan dukungan.

6) Working condition, if the working condition are good (clean, attractive, surrounding, for instance) the personnel will find it easier to carry out their job.
Kondisi kerja, apabila kondisi kerja karyawan baik (bersih, menarik, dan lingkungan kerja yang menyenangkan) akan membuat mereka mudah menyelesaikan pekerjaannya.

Faktor-faktor tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1) The work itself (Pekerjaan itu sendiri)
Menurut Luthans (1998:145), unsur ini menjelaskan pandangan karyawan mengenai pekerjaannya sebagai pekerjaan yang menarik, melalui pekerjaan tersebut karyawan memperoleh kesempatan untuk belajar, dan memperoleh peluang untuk menerima tanggung jawab. Menurut Robbins (2001:149) “karyawan cenderung lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan yang memberi mereka kesempatan menggunakan ketrampilan dan kemampuan mereka dan menawarkan beragam tugas, kebebasan, dan umpan balik mengenai betapa baik mereka bekerja.…”. Adanya kesesuaian pekerjaan dengan ketrampilan dan kemampuan karyawan diharapkan mampu mendorong karyawan untuk menghasilkan kinerja yang baik.

2) Pay (Gaji)
Menurut Robbins (2001:149) bahwa para karyawan menginginkan sistem upah dan kebijakan promosi yang mereka persepsikan sebagai adil, tidak meragukan, dan segaris dengan pengharapan mereka. Bila upah dilihat sebagai adil yang didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat ketrampilan individu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar akan dihasilkan kepuasan”. Semakin tinggi tingkat pendidikan karyawan, maka semakin tinggi pula tingkat kemungkinan karyawan tersebut melakukan perbandingan sosial dengan karyawan bandingan yang sama di luar perusahaan. Jika gaji yang diberikan perusahaan lebih rendah dibandingkan dengan gaji yang berlaku di perusahaan yang sejenis dan memiliki tipe yang sama, maka akan timbul ketidakpuasan kerja karyawan terhadap gaji. Oleh karena itu gaji harus ditentukan sedemikian rupa agar kedua belah pihak (karyawan dan perusahaan) merasa sama-sama diuntungkan. Karena karyawan yang merasa puas dengan gaji yang diterimanya, maka dapat menciptakan kepuasan kerja yang diharapkan berpengaruh pada kinerja karyawan.
Begitu pula Menurut Handoko (2001 : 6), yang menyatakan bahwa “Ketidakpuasan sebagai besar karyawan terhadap besarnya kompensasi sering diakibatkan adanya perasaan tidak diperlakukan dengan adil dan layak dalam pembayaran mereka”. Pendapat serupa dikemukakan Hasibuan (2001 : 121) bahwa dengan balas jasa atau kompensasi, karyawan akan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisik, status sosial, dan egoistiknya sehingga memperoleh kepuasan kerja dari jabatannya.

3) Promotion opportunities (Kesempatan promosi)
Menurut Luthans (1998:145) menyatakan bahwa “Kesempatan promosimengakibatkan pengaruh yang berbeda terhadap kepuasan kerja karena adanya perbedaan balas jasa yang diberikan”. Menurut Nitisemito (2000 : 81) promosi adalah “Proses pemindahan karyawan dari satu jabatan ke jabatan yang lain yang lebih tinggi”. Dengan demikian promosi akan selalu diikuti oleh tugas, tanggung jawab, dan wewenang lebih tinggi daripada jabatan yang diduduki sebelumnya. Melalui promosi, perusahaan akan memperoleh kestabilan dan moral karyawanpun akan lebih terjamin. Sementara Robbins (2001:150) menyatakan bahwa promosi akan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi, tanggung jawab yang lebih banyak, dan status sosial yang meningkat. Apabila promosi dibuat dengan cara yang adil diharapkan mampu memberikan kepuasan kepada karyawan.

4) Supervision (Pengawasan)
Luthans (1998:145) berpendapat bahwa tugas pengawasan tidak dapat dipisahkan dengan fungsi kepemimpinan, yaitu usaha mempengaruhi kegiatan bawahan melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan organisasi. Menurut Hasibuan (2001:169), kepemimpinan yang ditetapkan oleh seorang manajer dalam organisasi dapat menciptakan integrasi yang serasi dan mendorong gairah kerja karyawan untuk mencapai sasaran yang maksimal. Oleh sebab itu aktivitas karyawan di perusahaan sangat tergantung dari gaya kepemimpinan yang diterapkan serta situasi lingkungan di dalam perusahaan tempat mereka bekerja. Perlunya pengarahan, perhatian serta motivasi dari pemimpin diharapkan mampu memacu karyawan untuk mengerjakan pekerjaannya secara baik, seperti yang dikemukakan oleh Hasibuan (2001:170) bahwa gaya kepemimpinan pada hakikatnya bertujuan untuk mendorong gairah kerja, kepuasan kerja, dan produktivitas kerja karyawan yang tinggi, agar dapat mencapai tujuan organisasi yang maksimal.

5) Co-worker (Rekan kerja)
Luthans (1998:146) menyatakan bahwa “Rekan kerja yang bersahabat, kerjasama rekan sekerja atau kelompok kerja adalah sumber kepuasan kerja bagi pekerja secara individual. Sementara kelompok kerja dapat memberikan dukungan, nasehat atau saran, bantuan kepada sesama rekan kerja. Kelompok kerja yang baik mambuat pekerjaan lebih menyenangkan. Baiknya hubungan antara rekan kerja sangat besar artinya bila rangkaian pekerjaan tersebut memerlukan kerja sama tim yang tinggi. Tingkat keeratan hubungan mempunyai pengaruh terhadap mutu dan intensitas interaksi yang terjadi dalam suatu kelompok. Kelompok yang mempunyai tingkat keeratan yang tinggi cenderung menyebabkan para pekerja lebih puas berada dalam kelompok. Kepuasan timbul terutama berkat kurangnya ketegangan, kurangnya kecemasan dalam kelompok dan karena lebih mampu menyesuaikan diri dengan tekanan pekerjaan.

6) Working condition (Kondisi kerja)
Menurut Luthans (1998:146), apabila kondisi kerja bagus (lingkungan yang bersih dan menarik), akan membuat pekerjaan dengan mudah dapat ditangani. Sebaliknya, jika kondisi kerja tidak menyenangkan (panas dan berisik) akan berdampak sebaliknya pula. Apabila kondisi bagus maka tidak akan ada masalah dengan kepuasan kerja, sebaliknya jika kondisi yang ada buruk maka akan buruk juga dampaknya terhadap kepuasan kerja.

Tentang Omega 3, 6, dan 9

Omega-3
Asam-asam lemak omega-3 sangat penting bagi kesehatan kita. Bahkan sering disebut sebagai yang paling penting di antara asam-asam lemak karena memiliki efek anti peradangan dan anti penggumpalan darah. Ini menjelaskan mengapa omega-3 efektif mencegah penyakit jantung.

Asam-asam lemak omega-3 juga baik bagi sistim saraf pusat dan otak. Penelitian di Inggris telah membuktikan bahwa anak-anak yang diberi asam-asam lemak esensial memperlihatkan nilai lebih tinggi pada ujian membaca sekaligus perbaikan pada keseluruhan perilaku mereka. Tidak aneh jika asam lemak ini banyak digunakan dalam terapi anak-anak/orang yang mengalami hiperaktif dan gangguan perhatian, juga gangguan mental seperti Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) dan depresi.

Induk dari asam lemak omega-3 adalah alpha linolenic acid (ALA) yang dapat dikonversi tubuh menjadieicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). EPA, dan DHA memiliki efek anti peradangan yang sangat ampuh sekaligus memainkan banyak peran penting dalam tubuh.

Asam lemak omega-3 disebut esensial karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan. Sayangnya, asupan omega-3 ini justru yang paling kurang dalam pola makan kita sekarang. Selain dari ikan berlemak tinggi seperti salmon atau tuna, omega-3 juga dapat diperoleh dari kacang walnut, biji kapok (flaxseeds), dan sayuran berdaun hijau.

Omega-6
Walaupun memiliki efek proinflamasi atau properadangan, asam lemak omega-6 ternyata juga menyimpan unsur anti peradangan. Dalam kondisi normal, reaksi inflamasi itu sebenarnya juga perlu, karena membantu tubuh memperbaiki dirinya sendiri (seperti dalam kasus otot keseleo). Tetapi jika berlebihan dapat menjurus ke penyakit degeneratif kronis di kemudian hari.

Asam lemak omega-6 sama pentingnya seperti asam lemak omega-3, meski jumlahnya tidak dianjurkan sebesar omega-3. Namun faktanya, kebanyakan orang sekarang justru lebih banyak mengkonsumsi asam lemak omega-6 dibandingkan omega-3. Hal ini disebabkan karena banyak makanan yang sehari-hari kita makan, menggunakan minyak yang tinggi asam lemak omega-6. Sebut saja minyak jagung, minyak kedelai, minyak biji bunga matahari, atau minyak canola.

Pola makan kita sehari-hari pada umumnya cukup menyediakan asam lemak ini, kecuali kita menjalani diet sangat rendah lemak. Karena selain dari minyak nabati, asam lemak omega-6 juga dapat diperoleh dari sayuran berdaun, biji-bijian, kacang-kacangan, dan serealia.

Omega-9
Asam lemak omega-9 adalah asam lemak terbanyak yang dapat ditemukan di alam, sehingga sangat kecil kemungkinannya tubuh kita dapat kekurangan asam lemak ini. Omega-9 tidak termasuk asam lemak esensial karena tubuh kita mampu mensintesanya sendiri dari lemak-lemak tak jenuh dalam tubuh kita.

Omega-9 terdapat dalam lemak hewan dan minyak nabati, khususnya minyak zaitun. Yang menarik, minyak yang dibuat oleh kelenjar kulit kita ternyata sama dengan omega-9 yang ditemukan berlimpah dalam minyak zaitun, yaitu asam oleat. Minyak zaitun juga mengandung asam lemak jenuh yang dikenal sebagai asam palmitat, tetapi tidak mengandung omega-3 atau omega-6 seperti yang dipercaya banyak orang selama ini.

Bahwa minyak zaitun banyak diberitakan memiliki sejumlah manfaat kesehatan, itu lebih karena kandungan polifenolnya ketimbang kandungan asam lemaknya. Polifenol juga memiliki efek antioksidan, anti peradangan, anti penggumpalan darah, dan anti bakterial seperti asam lemak omega-3.

Asam-asam lemak omega-9 dapat digunakan tubuh sebagai pengganti sementara omega-3 atau omega-6, jika persediaan kedua asam lemak tersebut dalam tubuh tidak mencukupi. Defisiensi omega-3 dan omega-6 yang berkepanjangan, bagaimanapun, dapat berakibat fatal.

Minyak Ikan

Pemberitaan media selama lima tahun terakhir telah menghilangkan kekhawatiran atas kandungan merkuri diatas ambang aman dalam suplemen minyak ikan.

Namun baru-baru ini kekhawatiran bahaya potensial suplemen lemak omega-3 muncul kembali di media, setelah aktivis lingkungan mengajukan gugatan kepada beberapa produsen minyak ikan atas produknya yang tercemar oleh bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker.

Manfaat asam lemak omega-3

Suplemen minyak ikan dan omega-3 merupakan pilihan alternatif populer dalam masyarakat yang menginginkan kesehatan jantung, namun tidak suka mengonsumsi ikan atau khawatir akan kandungan merkuri diatas ambang aman, PCB atau zat pencemar lain yang terkandung dalam ikan.

Ikan merupakan sumber berlimpah asam lemak omega-3, yakni lemak penting yang membantu menjaga integritas struktur tubuh kita. Kandungan aktif dalam lemak omega-3 adalah eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, pembekuan darah yang berlebihan, tekanan darah rendah dan memperbaiki kandungan lipid.

Beberapa tahun terakhir ini, penggunaan suplemen minyak ikan di AS telah meningkat. Menurut hasil jajak pendapat Februari lalu oleh ConsumerLab.com, lebih banyak orang mengonsumsi suplemen minyak ikan dibanding multivitamin standar.

Beberapa dokter menyarankan mengonsumsi dosis rendah minyak ikan karena dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah, denyut jantung yang tak teratur dan meningkatkan aliran darah. Minyak ikan juga digunakan sebagai terapi bagi mereka yang berisiko tinggi penyakit jantung atau lemak darah tinggi secara genetik. Pada konsentrasi tinggi, minyak ikan dapat mengurangi tingkat trigliserida. Minyak ikan dalam dosis besar dapat  meningkatkan HDL (kolestrol baik) atau menurunkan LDL (kolesterol buruk) dan memperbaiki profil kolesterol.

Badan pengawas makanan dan obat AS (FDA) menetapkan kandungan merkuri dalam ikan dan merekomendasikan mengonsumsi sekitar 12 ons ikan atau kerang (sekitar dua kali porsi) yang tingkat merkurinya rendah per minggu. Udang, salmon, lele dan tuna kaleng kecil, merupakan produk yang kandungan merkurinya rendah.

Selain Lovaza, sebuah merek suplemen minyak ikan yang telah disetujui dan mengikuti standar pemrosesan FDA, tak ada suplemen lemak omega-3 lain yang mengacu pada peraturan FDA.

Mengonsumsi suplemen minyak ikan dipandang lebih aman daripada mengonsumsi ikan, karena banyak produsen menggunakan ikan yang posisinya lebih rendah dalam rantai makanan, sehingga zat pencemar tersebut dapat dihapus selama proses penyulingan.

Tingkat tidak aman PCB

2 Maret lalu, gugatan tersebut diajukan pada 10 produsen minyak ikan karena mengandung senyawa polychlorinated biphenyl atau PCB diatas ambang aman. PCB merupakan senyawa yang dilarang oleh Kongres AS sejak 1979 setelah terkait dengan kasus cacat lahir dan berbagai jenis kanker. Klaim gugatan pada produsen ini adalah melanggar California Proposition-65 yang mengharuskan produsen untuk memperingatkan konsumen “jumlah kandungan racun yang terdeteksi” seperti PCB.

Sepuluh merek termasuk Omega Protein dan GNC, dites positif mengandung PCB oleh penggugat Mateel Enviroment Justice Foundation dan dua aktivis lingkungan. Kandungan pada beberapa produk tertentu bahkan melebihi batas yang ditentukan California, dengan 10 faktor risiko kanker, jelas David Roe, pengacara penggugat.

Meskipun senyawa organik ini dilarang sejak tiga dekade lalu, mereka masih saja terdeteksi di perairan AS dan ikannya. Mengonsumsi ikan merupakan cara yang paling umum untuk terkena PCB. Kantor Bahaya Kesehatan Lingkungan Kalifornia memperkirakan bahwa tingkat PCB dalam ikan dapat mencapai ratusan hingga ribuan kali lebih tinggi daripada dalam air.

Council of Responsible Nutrition (CRN), asosiasi perdagangan yang mewakili industri suplemen, menanggapi gugatan tersebut sebagai informasi yang salah kaprah dan menyesatkan. PCB terdapat dalam lingkungan dimana saja dan seluruh ikan atau suplemen minyak ikan setidaknya memiliki sedikit kandungan senyawa organik ini, tutur Andrew Shao, wakil presiden senior CRN. Shao mengatakan bahwa penggugat mencoba mengangkat hal ini sebagai permasalahan kesehatan publik sementara minyak ikan telah digunakan dengan aman selama beberapa dekade.

Para tergugat lainnya juga mempertanyakan dasar keakuratan dan keterbatasan pengujian PCB dalam gugatan tersebut.

Merkuri

Suplemen minyak ikan secara umum dianggap aman dari racun logam berat. Lima merek minyak ikan yang diuji oleh peneliti Harvard Medical School menyimpulkan bahwa mereka “mengabaikan kandungan merkuri dan dapat memberikan alternatif yang lebih aman dibanding mengonsumsi ikan”, tulis laporan mereka pada 2003.

Pada 2008, ConsumerLab.com melaporkan tidak ada kandungan merkuri atau PCB yang mencemari 41 suplemen minyak ikan yang umum dipasaran.

Meskipun laporan ini menyebutkan bahwa kapsul minyak ikan umumnya bebas merkuri, namun salah satu warga Queens, AS, diketahui kandungan merkuri dalam tubuhnya meningkat setelah mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Joseph Cohen (samaran), pria 59 tahun yang memiliki tingkat HDL genetik rendah dan trigliserida tinggi, mengonsumsi tiga kapsul minyak ikan Spring Valley untuk mengatur lipid darahnya.

Setelah mengonsumsi 4.000 mg (dosis umum untuk penderita lipid tinggi) minyak ikan setiap hari selama enam bulan, Cohen mengalami serangkaian gangguan kecil yang membawanya pada seorang ahli jantung, dan menjalankan serangkaian tes darah.

Hasil lab menunjukkan trigliserida telah turun sebesar 20-30 persen, tekanan darah dan kandungan merkuri secara dramatis meningkat dibanding sebelum ia mulai mengonsumsi kapsul minyak ikan. Ia mendapat kelainan pada memorinya, efek samping yang umum terjadi akibat keracunan merkuri. Cohen menghentikan konsumsi semua ikan dan produk turunannya untuk sementara waktu.

Saat kita akan memutuskan apakah melengkapi menu dengan minyak ikan atau tidak, mungkin ide baik untuk membahas pro dan kontra ini dengan dokter Anda, dan memeriksa fisik secara teratur untuk memastikan kesehatan seimbang. 

Komponen Penyusun Bahan Pangan

Komponen Penyusun Bahan pangan. Bahan makanan tersusun dari 2 komponen utama, yaitu komponen organik dan komponen anorganik. Komponen organik dibagi lagi, ada yang dalam jumlah besar seperti karbohidrat, protein, lemak,   vitamin, enzim, emulsifier, asam, antioksidan, pigmen, dan komponen pembentuk citarasa. Sedangkan komponen anorganik terbagi menjadi 2 yaitu mineral, dan air.

1. Karbohidrat

Merupakan sumber kalori utama manusia, menyumbang sekitar 60-70% sumber kalori. Berada dalam 3 bentuk, yaitu monosakarida (contoh: glukosa), disakarida (contoh: sukrosa) dan polisakarida (contoh: pati). Singkatnya, karbohidrat di alam terdapat sebagai gula, pati, selulosa, glikogen, dll. Ternyata, karbohidratlah yang membuat kita merasa kenyang, contohnya selulosa yang dapat merangsang alat pencernaan mengeluarkan getah cerna untuk membentuk volume makanan.

2. Protein

Biasa disebut sebagai zat pembangun. Tapi protein juga berfungsi sebagai penghasil kalori jika karboidrat dan lemak sudah tidak bisa mencukupi. Bagian terkecil dari protein disebut asam amino. Nah asam amino dibagi menjadi 2 bagian, esensial dan nonesensial. Asam amino esensial adalah yang dibutuhkan tubuh tapi tidak bisa disintesa sendiri oleh tubuh, contohnya lisin, triptofan, dll. Sedangkan asam amino non esensial terbentuk secara alami dalam tubuh, contohnya arginin, histidin, glisin, dll. Protein bisa didapat dari bahan pangan nabati maupun hewani. Protein nabati banyak berasal dari kacang-kacangan, sedangkan protein hewani banyak terdapat pada susu, ikan, daging, telur, hati, dll.

3. Lemak

Runner Up penghasil kalori di bawah karbohidrat. Ya, lemak dapat menghasilkan 9 kalori per gramnya. Selain sebagai penghasil energi fungsi lemak juga sebagai pemberi rasa gurih dan halus pada makanan, dan pelarut vitamin A, D, E, dan K. Seperti halnya protein, lemak bisa diperoleh melalui sumber nabati maupun hewani. Lemak nabati contohnya minyak kelapa, minyak jagung, dsb. Lemak hewani contohnya lemak sapi (biasanya untuk bakso..:P), mentega, minyak ikan, dsb.

4. Emulsifier

Apa itu? Emulsifier adalah zat yang dapat mempertahankan dispersi lemak dalam air atau sebaliknya. Contoh paling gampang, yang terdapat dalam kuning telur, yaitu lesitin, yang menyatukan lemak dan air dalam mayonaise. Kenapa bisa begitu? Emulsifier memiliki rantai dengan muatan yang berbeda, yaitu ada muatan polar dan non polar. Muatan yang bersifat polar akan mengikat air (hidrofilik), sedangkan yang non polar akan mengikat lemak (lipofilik).

5. Asam Organik

Pernah makan jeruk? Itulah asam sitrat yang juga terdapat dalam lemon. Kalau apel? namanya asam malat. Ada juga asam tartrat yang ada di anggur. Nah, beberapa asam di atas adalah contoh asam organik dalam buah2an. Asam2 inilah yang menyebabkan buah memiliki rasa asam dan lambat menjadi busuk.

6. Oksidan dan Antioksidan

Oksidan utama adalah oksigen. Fungsi dari antioksidan adalah mencegah bahan pangan agar tidak mudah bereaksi dengan oksigen. Contoh bahan pangan yang telah teroksidasi adalah minyak goreng yang tengik. Untuk mencegah agar bahan pangan tidak mudah teroksidasi oleh oksigen biasanya ditambahkan lesitin, vitamin E, ataupun asam2 amino yang mengandung sulfur.

7. Enzim

Apa itu enzim? Semacam katalis biologis yang membantu bermacam-macam reaksi biokimia. Contoh yang paling umum adalah amilase yang mencerna pati dalam mulut. Enzim juga berguna dalam proses pengolahan bahan pangan, misalnya dalam pemecahan pati, pengempukan daging, penjernihan anggur, penggumpalan protein susu, dll.

8. Pigmen dan warna

Ada warna yang memang alami, adapula yang muncul karena adanya kasus tertentu. Warna yang alami misalnya karoten yang menyebabkan warna orange pada wortel, likopen yang memberikan warna merah pada tomat, dll. Warna karena kasus misalnya berubahnya warna apel yang diiris dari putih menjadi coklat, yang disebut browning. Dalam industri pengolahan pangan, tidak jarang digunakan pewarna alami dari tumbuhan, seperti pada pabrik tahu yang menggunakan kunyit untuk memberikan warna kuning pada tahu tersebut.

9. Citarasa

Beberapa yang memiliki citarasa seperti kopi, daging, susu, dll akan berkurang citarasanya seiring berjalannya proses pengolahan, penyimpanan, dll. Berbeda dengan kecap, tauco, atau mungkin keju, yang citarasanya akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu.

10. Vitamin

Ada 2 macam vitamin, yang larut dalam air, dan yang larut dalam lemak. Yang larut dalam air adalah vitamin C, dan golongan vitamin B kompleks. Sedangkan vitamin A, D, E, dan K semuanya larut dalam lemak. Tahu lah ya fungsi masing2nya, vitamin A untuk mata (kaya pas SD), B untuk metabolisme, C untuk daya tahan tubuh, D untuk pertumbuhan, E untuk kesehatan jaringan, dan K untuk pembekuan darah.

11. Mineral

Ini dia unsur2 logam dan non logam yang dibutuhkan tubuh. Mineral2 yang penting yaitu kalsium (Ca), fosfor (P), magnesium (Mg), mangan (Mn), kobalt (Co), besi (Fe), tembaga (Cu), natrium (Na), klor (Cl), kalium (K), yodium (I), dan fluor (F). Tubuh kita seperti lab kimia saja. Tapi untungnya mineral2 ini kebanyakan tidak terlalu terpengaruh saat proses pengolahan pangan.

12. Air

Air merupakan komponen utama penyusun bahan pangan. Air selalu ada dalam segala jenis bahan pangan. Bahkan bahan pangan yang telah sangat kering sekalipun, jika di analisa lagi pasti masih mengandung air meski dengan kadar yang sangat-sangat rendah. Sebagai penyusun utama bahan pangan air mempunyai pengaruh yang sangat penting terhadap mutu dan kualitas bahan. Baik dari segi fisik maupun mikrobiologi.

Asam Lemak Omega 3

Asam lemak omega-3 belakangan mendapat perhatian besar dari para ahli kesehatan. Zat gizi itu ternyata berperan vital dalam mendukung kesehatan serta mencegah munculnya penyakit degeneratif. Penelitian terbaru bahkan menunjukkan, peran omega-3 sejak dari janin dalam kandungan diperlukan pada proses tumbuh sel-sel otak dan kecerdasan anak.

Bicara soal kesehatan tubuh dan kecerdasan otak seseorang, tentu tidak terlepas dari awal pembentukan berbagai alat dan organ vital janin sejak dalam kandungan ibunya.

Ada dua masa kritis tumbuh kembang dengan masing-masing konsekuensinya terhadap janin dan kandungan. Masa kritis pertama berlangsung sejak minggu pertama hingga akhir minggu ke-7, periode embrio. Pada masa ini dimulailah pembentukan berbagai organ vital janin, sistem saraf pusat dan otak, jantung, pancaindera, alat kelamin, dan lain-lain. Bila terjadi gangguan pada masa ini, maka janin akan berisiko tinggi menderita gangguan morfologis pada berbagai alat vital bayi, saat lahir hingga dewasa.

Masa kritis kedua berlangsung sejak awal minggu ke-8 hingga saat kelahiran. Masa ini merupakan periode penyempurnaan proses tumbuh kembang organ tubuh yang telah dibentuk pada periode sebelumnya. Jika terjadi gangguan, maka janin berisiko menderita gejala kelainan fisiologis sejak lahir dan semakin parah saat dewasa nanti.

Kekurangan gizi merupakan salah satu gangguan yang sering kali terjadi dalam kandungan. Pada saat kritis tadi, janin sangat memerlukan beragam zat gizi guna mendukung proses tumbuh kembang yang optimal yakni kesehatan serta kecerdasannya.

Asam lemak otak
Asam lemak esensial serta omega-3 merupakan zat gizi yang harus terpenuhi kebutuhannya. Zat gizi berperan vital dalam proses tumbuh kembang sel-sel neuron otak untuk bekal kecerdasan bayi yang dilahirkan. Asam lemak omega-3 juga berperan sebagai asam lemak otak. Asam lemak omega-3 ini turunan dari prekursor (pendahulu)-nya, yakni asam lemak esensial linoleat dan linolenat.

Asam lemak esensial tidak bisa dibentuk dalam tubuh dan harus dipasok langsung dari makanan. Kemudian prekursor itu masuk dalam proses elongate dan desaturate yang menghasilkan tiga bentuk asam lemak omega-3: LNA (asam alfa-linolenat), EPA (eikosapentaenoat), serta DHA (dokosaheksaenoat).

Sistem saraf pusat dan otak merupakan organ vital yang pertama dibentuk. Proses pertumbuhan sel neuron otak terjadi pada minggu ke-20 hingga ke-36, dan disempurnakan hingga bayi berusia dua tahun.

Meskipun massa otak janin hanya sekitar 16% dari tubuhnya, namun dibandingkan dengan organ tubuh lain, otak paling banyak memerlukan energi (lebih dari 70%) untuk proses tumbuh kembangnya. Energi itu terutama berasal dari deposit zat gizi dan asam lemak esensial tubuh ibunya.

Asam lemak esensial juga prekursor omega-3 DHA, EPA, ALA (alfa-linolenat), dan AA (asam arakhidonat). Omega-3 sebagian besar (lebih dari 60%) diperlukan sebagai unsur penyusun dinding sel neuron. Sedangkan sisa DHA lainnya diperlukan sebagai unsur pembentuk cawan untuk wadah rhodopsin, senyawa vital penginderaan dan pengiriman balik sinyal yang diterima mata ke otak.

Bila kekurangan asam lemak esensial, maka sel neuron akan menderita kekurangan energi untuk proses tumbuh kembangnya. Pembentukan dinding sel neuron terhambat karena kekurangan omega-3 DHA dan AA, sehingga sel tidak mampu menampung muatan komponen sel neuron normal. Yang diderita janin adalah sel neuron akan kehilangan pengorganisasian dan kemampuan koneksi normal di antara sel-selnya. Akibatnya, sel-sel neuron mengalami banyak kebocoran dan terjadilah perdarahan. Bisa juga terjadi inisiasi microthrombi dan ischemia lokal (stroke) serta sel-sel otak menjadi cepat mati dan tidak berfungsi.

Pada bayi prematur, banyak di antaranya berat badannya di bawah normal (2.500 g) dan ukuran otaknya lebih kecil dari rata-rata. Karena jumlah sel neuronnya juga sedikit, maka bayi bisa cacat, kualitasnya rendah serta proses tumbuh kembang sel otak tidak normal atau di bawah optimal.

Mencegah Penyakit
Asam lemak omega-3 EPA dilaporkan berperan pula dalam mencegah penyakit degeneratif sejak janin dan pada saat dewasa. Pada saat janin dalam kandungan, EPA sangat diperlukan dalam pembentukan sel-sel pembuluh darah dan jantung. Sementara pada saat dewasa ia berfungsi menyehatkan darah, mekanisme kerja pembuluhnya dan kerja kantung pengatur sirkulasinya. Sebab itu akibat kekurangan omega-3 EPA, bisa berisiko menderita penyakit pembuluh darah dan jantung.

Omega-3 EPA dan asam arakhidonat (berasal dari daging merah dan pangan nabati) merupakan unsur utama sintesa senyawa prostaglandin yang berperan dalam kesehatan sistem peredaran darah dari proses aterosklerosis, penyakit jantung, hipertensi, stroke, dll.

Dalam tubuh, omega-3 EPA bersaing dengan AA dalam menghasilkan metabolit prostaglandin dengan fungsi antagonis. Misalnya, metabolit prostaglandin dari EPA berfungsi mengencerkan darah, sedangkan metabolit dari AA mengentalkan, yang sangat diperlukan pada saat operasi atau luka berat. Metabolit EPA berfungsi, misalnya, melebarkan pembuluh darah, sementara metabolit AA menyempitkan.

Jadi, meskipun kerjanya antagonis, kedua metabolit itu bekerja sama menyehatkan sistem peredaran darah dalam tubuh. Menurut dr. Fadilah Supari (1998), ahli penyakit jantung dari Fakultas Kedokteran UI, keseimbangan rasio EPA, DHA, dan AA dalam darah bayi, remaja, atau dewasa dapat dijadikan salah satu indikator untuk meramalkan risiko gangguan sistem pembuluh darah dan penyakit jantung di masa mendatang. Untuk itu perlu dilakukan upaya preventif sejak dini agar terhindar dari penyakit degeneratif ini. Pasokan makanan sumber omega-3 EPA, DHA, AA, dan alfa-linolenat harus dikonsumsi dalam jumlah rasio yang seimbang.

Bersikap positif
Sejak prakonsepsi atau sejak pasutri merencanakan ingin punya anak, peranan ibu sangat penting dalam menentukan kesehatan serta kecerdasan anak yang akan dilahirkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah aspek gizi, kesehatan, dan agama.

Menurut Prof. Darwin Karyadi (1998), dari aspek gizi, ada dua cara pemenuhan keperluan gizi ibu sejak prakonsepsi. Pertama dengan mengkonsumsi suplemen gizi (Fe, iodium, vitamin A, omega-3). Kedua dengan cara food based (pola dan kebiasaan makan).

Cara pertama dilakukan dalam keadaan darurat dan sifatnya sementara. Cara ini tidak dianjurkan untuk jangka waktu lama karena berisiko kelebihan dosis dan tidak ekonomis. Minyak ikan atau omega-3 memang bermanfaat tapi hendaknya jangan dikonsumsi berlebihan. Bahayanya, bila dikonsumsi berlebihan, antara lain secara umum badan berbau minyak ikan, menimbulkan gangguan pencernaan, dan perdarahan pada saat luka, operasi, atau bila terserang mimisan akan lebih lama sembuhnya karena proses penggumpalan darah lamban.

Dalam proses metabolisme, omega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol pada penderita hiperlipidemia. Atau bisa juga meningkatkan kalori tubuh dengan akibat berat badan bertambah. Sel-sel tubuh yang mengandung terlalu banyak omega-3 akan lebih mudah teroksidasi oleh radikal bebas. Untuk menjaga sel dari oksidasi diperlukan vitamin E sehingga kelebihan omega-3 malah dapat berakibat defisiensi vitamin E.

Selain itu, kelebihan minyak ikan juga dapat mengakibatkan keracunan vitamin A dan D karena minyak ikan mengandung kedua vitamin itu, terutama kalau diekstrak dari hati ikan. Hati ikan juga merupakan tempat menumpuknya zat-zat beracun, apalagi kalau lingkungan laut tempat ikan itu hidup tercemar logam beracun. Bila minyak ikan sampai tercemar peptisida dalam proses pengolahannya, tentu tidak akan memenuhi prosedur kesehatan dan higienis.

Bila dibandingkan dengan ikan segar, harga minyak ikan pasti lebih mahal karena konsumen dibebani ongkos produksi dan pemasaran yang tinggi. Sebab itu pemakaian ekstrak minyak ikan harus dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Jadi, cara yang lebih baik, aman, ekonomis, dan efektif sebenarnya dengan mengandalkan makanan konsumsi sehari-hari saja (food based). Sumber makanan penghasil omega 3 yang harus kita ketahui :

1. Jenis ikan.

Ikan kaya akan omega-3 tetapi rendah omega-6. Ikan ini merupakan sumber omega-3 terbaik yang bisa Anda pilih. Diantaranya ikan salmon, ikan tuna, ikan tenggiri,ikan lemuru, ikan tongkol, dan ikan cakalang

2. Binatang berkulit keras.

Udang, kerang, serta kepiting juga kaya omega-3 serta membuat Anda tidak akan didominasi omega-6.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian.

Beberapa jenis kacang polong merupakan pilihan yang lebih bagus dibandingkan jenis lainnya untuk menyeimbangkan kadar omega-3 di tubuh Anda.

4. Sayuran.

Bayam kaya omega-3. Konsumsi bayam sangat baik, disamping sayuran hijau ini kaya zat besi. Bayam juga kaya akan omega 3. Selai bayam omega 3 juga banyak terdapat di labu dan brokoli.

5. Buah-buahan.

Disamping ke 4 macam diatas di dalam buah-buahan juga banyak mengandung omega 3 seperti buah Labu, Pepaya.

Keuntungan cara alami ini, konsumsi tidak hanya berisi asam lemak esensial dan omega-3, tetapi juga zat gizi lainnya yang juga berperan vital untuk kesehatan dan kecerdasan otak janin.

Perbaikan kesehatan ibu memang harus dilakukan sejak prakonsepsi, selama hamil dan terhadap anak balitanya termasuk imunisasi, vaksinasi, dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Hal ini sangat membantu kesempurnaan tumbuh kembang janin dan anak balita. Sekaligus sebagai upaya pencegahan dan perlindungan terhadap penyakit yang membahayakan tumbuh kembang anak seperti polio, campak, tetanus, difteri, dan hepatitis.

(Dari beberapa sumber)


Keadaan Matahari Ketika Sekarat Maka Bumi Akan Hancur Bersamanya

Setelah Matahari sekarat maka akan mati dengan memakan bumi bersamanya. Kehidupan sendiri sudah hancur sebelum matahari menelan Bumi.

Kabar baiknya manusia punya waktu yang sangat sangat panjang sebelum hal itu bisa terjadi. Sebuah panel ilmuwan pada pertemuan tahunan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu, menggambarkan situasi itu pada tahun 2000 dan meyakini masih berlaku.

Para astronom umumnya setuju bahwa matahari akan membakar habis pasokan bahan bakar hidrogen dalam 5 sampai 7 miliar tahun mendatang. Hal itu akan membuat gravitasi memaksa matahari runtuh ke intinya, dan hidrogen yang tersisa menyebabkan matahari mengembang menjadi raksasa merah.

Pada titik ini, matahari akan menelan bumi. “Bumi akan berakhir di bawah sinar matahari, menguap dan bercampur dengan material matahari,” kata pakar Iowa State University Lee Anne Willson.

“Bagian dari matahari kemudian akan terlempar ke ruang angkasa, sehingga bisa dikatakan Bumi akan dikremasi dan abunya tersebar ke ruang antarbintang.”

Pada saat itu, matahari akan cukup panas untuk membakar semua helium yang disimpan dan ukuran matahari akan berfluktuasi. Matahari tidak cukup besar untuk meledak jadi supernova mengagumkan, sehingga hanya akan runtuh menjadi white dwarf yang relatif dingin.

Kehidupan di Bumi kemungkinan besar sudah lama mati sebelum itu terjadi. Saat sampai tahap raksasa merah, maka matahari akan semakin terang sekitar 10 persen setiap satu miliar tahun. Pada tingkat itu, para ilmuwan memperkirakan bahwa semua air di planet ini akan menguap.

Asteroid Raksasa Seukuran Pluto Membawa Emas ke Bumi

Asteroid raksasa seukuran Pluto, mungkin telah membawa unsur emas dan unsur materi lainnya ke Bumi, demikian hasil dari penelitian terbaru saat ini.

Ilmuwan telah lama mengetahui, bahwa ada jenis unsur besi misterius yang ada di lapisan Bumi. Unsur-unsur besi tersebut, termasuk emas, cenderung untuk menggabungkan diri dengan baja dalam bentuk cair mereka. Demikian dilansir National Geographics, Jumat (10/12/2010).

Penjelasan terbaik adalah bahwa unsur-unsur misterius dibawa oleh benda angkasa, ketika Bumi masih berumur muda. Tapi yang menjadi perdebatan adalah benda asing apa yang membawa unsur-unsur misterius tersebut.

Berdasarkan pada simulasi komputer, penelitisan terbaru mengatakan, beberapa tabrakan benda-benda angkasa ke Bumi sekitar 4,5 juta tahun yang lalu adalah sumber dari unsur materi ini, yang mana benda-benda tersebut adalah asteroid.

Bumi bukanlah satu-satunya objek yang mendapat pasokan unsur-unsur materi ini. Bulan juga Mars, juga ikut mendapatkan materi tersebut dari tabrakan asteroid tersebut dari waktu yang sama. Para ilmuwan juga mengatakan, bahwa benturan tersebut juga merupakan sumber dari air di Bulan.

“Elemen-elemen ini memberitahu kepada kita apa yang menabrak planet kita, serta apa dampak yang dihasilkan dari tubrukan tersebut,” ujar pimpinan studi William Bottke dari Southwest Research Institute di Boulder, Colorado.

Bintang Kerdil yang Menyebabkan Punahnya Dinosaurus

Ilmuwan menduga ada bintang tidak terlihat dan disinyalir mengitari matahari serta menyebabkan komet mati membombardir bumi seperti yang membuat dinosaurus punah.

Obyek yang ukurannya lima kali lebih besar daripada Yupiter itu bisa menjadi penyebab kepunahan massal yang terjadi 26 juta tahun lalu.

Bintang yang memiliki nama panggilan Nemesis oleh ilmuwan NASA, tidak dapat dilihat meskipun mengeluarkan sinar infra merah dan sangat jauh letaknya.

Nemesis dipercaya mengorbit sistem tata surya pada posisi 25 ribu kali jarak antara Bumi dengan Matahari.

Seiring dengan perputarannya di galaksi, gaya gravitasinya menarik keluar badan es-nya dari awan Oort, sebuah lapisan sangat luas yang terdiri dari bebatuan dan debu sejauh Nemesis.

Bola api yang terbang menuju bumi ini berbentuk komet menyebabkan kerusakan total ketika menyapu kehidupan dinosaurus 65 juta tahun lalu.

Saat ini ilmuwan NASA percaya bahwa mereka akan bisa menemukan Nemesis dengan menggunakan teleskop pencari panas yang akan mulai memindai langit pada bulan Januari.

Alat yang bernama The Wide-Field Infrared Survey Explorer diharapkan bisa membantu menemukan ribuan bintang kerdil dalam jarak 25 tahun cahaya dari Matahari, yang mengirim balik foto komet yang kemungkinan dilepaskan dari kawanan awan Oort.

Petunjuk pertama ilmuwan terhadap keberadaan Nemesis adalah orbit yang aneh dari bintang kerdil yang disebut sebagai Sedna. Para peneliti melihat ketidakwajaran, orbit oval yang berjarak 12 ribu tahun dapat dijelaskan oleh struktur langit yang masif.

Mike Brown yang menemukan Sedna pada tahun 2003 mengatakan, “Sedna adalah obyek yang sangat aneh, benda tersebut tidak seharusnya berada di sana. Satu-satunya cara untuk memperoleh orbit eksentrik adalah memiliki struktur raksasa yang mendukung, jadi ada apa sebenarnya di luar sana?.